ETIKA BERBAHASA DI ERA DIGITAL

Berdasarkan dua materi yang telah dipelajari, dapat diketahui bahwa keduanya saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan. Hal ini terlihat dari bagaimana praktik berbahasa di media sosial sering kali bertolak belakang dengan konsep kesantunan berbahasa yang seharusnya diterapkan.


Materi pada Link 1 memperlihatkan kondisi nyata penggunaan bahasa di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat bahwa banyak orang berkomunikasi secara bebas dan spontan tanpa mempertimbangkan dampak dari kata-kata yang digunakan. Bahasa gaul, sindiran, hingga komentar yang kurang sopan kerap muncul, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau konflik antar pengguna.


Berbeda dengan itu, materi pada Link 2 memberikan penjelasan mengenai pedoman berbahasa yang baik dan santun. Materi ini menegaskan bahwa berbahasa tidak hanya soal menyampaikan pesan, tetapi juga mencerminkan sikap dan etika penuturnya. Kesantunan berbahasa penting untuk menjaga hubungan sosial agar komunikasi berjalan dengan nyaman dan saling menghargai.


Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kedua materi adalah hubungan antara fenomena dan penyelesaiannya.

Link 1 menggambarkan fenomena atau kenyataan penggunaan bahasa di media sosial saat ini, sedangkan Link 2 berfungsi sebagai pedoman atau solusi yang mengarahkan bagaimana seharusnya seseorang bersikap dalam berkomunikasi.


Dengan adanya kedua materi tersebut, pembaca diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan bahasa, khususnya di media sosial, agar komunikasi yang dilakukan tetap sopan, etis, dan bermartabat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Payung Merah di Sudut Kota

CONTOH 10 SOAL TKA